Rabu, 22 Februari 2012
Stupid Sign...
Label:
Serba Serbi
Senin, 13 Februari 2012
Produk Jasa Terbaru AMANAH
Jika mobil anda mogok, rusak, bermasalah...apakah anda harus berpikir untuk mendorong mobil anda ke bengkel? Cape dehh... Atau mungkin anda berpikir untuk menderek mobil anda ke bengkel? Repot juga.Hadir untuk anda yang tidak ingin direpotkan dengan masalah gangguan atau kerusakan mobil.....
cukup hubungi kami *:
Simpel kan ! Gitu aja kok repot...!!
*) untuk wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya
cukup hubungi kami *:
Bengkel AMANAH...call us: 0511-77 67 345
Personil kami siap mengurus mobil anda...Simpel kan ! Gitu aja kok repot...!!
*) untuk wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya
Label:
Info Bisnis
Selasa, 31 Januari 2012
Infobis: Peluang Investasi Emas
Banyak orang mengatakan bahwa investasi paling aman dan
cenderung naik dari tahun ke tahun adalah investasi emas, selain itu
juga modal yang kita keluarkan untuk membeli emas tidaklah tinggi/banyak
bisa disesuaikan dengan keuangan kita.
dan sampai hari dimana artikel ini ditulis harga emas masih terus melambung tinggi salah satu akibat dari banyaknya orang yang mencari aman dengan berinvestasi di emas baik itu saham emas, emas fisik baik dalam bentuk koin maupun batangan.
mungkin anda masih belum tahu kekuatan daripada peluang usaha investasi emas, dan mungkin anda akan bertanya-tanya emang kenapa harus investasi emas berikut beberapa poin kenapa anda harus investasikan dana anda di emas :
dan sampai hari dimana artikel ini ditulis harga emas masih terus melambung tinggi salah satu akibat dari banyaknya orang yang mencari aman dengan berinvestasi di emas baik itu saham emas, emas fisik baik dalam bentuk koin maupun batangan.
mungkin anda masih belum tahu kekuatan daripada peluang usaha investasi emas, dan mungkin anda akan bertanya-tanya emang kenapa harus investasi emas berikut beberapa poin kenapa anda harus investasikan dana anda di emas :
- Nilai Emas Tidak Terpengaruh Oleh Krisis Ekonomi
- Nilai Emas Tidak Terpengaruh Oleh Inflasi
- Nilai Emas Tidak Terpengaruh Oleh Keputusan Pemerintah
- Berada Diluar Pengaruh Sistem Perbankan
- Semakin Tinggi Inflasi, Semakin Tinggi Kenaikan Harga Emas
- Sangat Mudah Dijual Dan Dicairkan Menjadi Uang
- Diterima Oleh Semua Orang Di Seluruh Dunia
- Harga Emas Selalu Naik Dari Tahun Ke Tahun
Label:
Info Bisnis
MARAKNYA PELUANG BISNIS SAMPINGAN
Semakin hari semakin banyak berat saja beban hidup, mulai dari banyaknya
PHK sana sini, naiknya bahan pangan, naiknya BBM , intinya semakin
tahun inflasi semakin meningkat, yang paling mudah kita rasakan adalah
dulu dengan uang 1000 rupiah kita sudah bisa makan nasi soto lengkap
denga es teh , namun sekarang uang 1000 rupiah untuk bayar parkir mobil
saja kurang.
Dari fakta-fakta yang ada ini mulailah banyak sekali orang-orang yang mencari bisnis sampingan atau usaha sampingan . dan yang kita bisa lihat bahwa semakin banyak peluang usaha maupun peluang bisnis yang beredar di luaran sana, namun banyak juga peluang usaha yang menipu banyak orang, peluang usaha yang merugikan banyak orang. Yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah kenapa sih jaman seperti sekarang ini semakin banyak saja orang yang tertipu dengan bisnis sampingan yg menipu? . Jawabanya adalah semakin pintarnya orang dan semakin takutnya / kepepetnya orang dengan keadaan ekonominya sehingga sangat mudah sekali orang untuk ditipu dengan dalih bisnis sampingan modal minim hasil bisa maksimal. Atau bahkan ada yang mengatakan bahwa bisa bisnis modal dengkul.
Kami menyarankan kepada anda semua untuk bijak dalam menyikapi peluang usaha/ bisnis sampingan yang banyak beredar sekarang ini, jangan gara-gara dijanjikan keuntungan yang besar anda sudah main percaya , amati dulu, pelajari dulu, Tanya- tanya kebenaranya, perusahaanya sudah berapa lama dll. Semoga dengan berhati- hati, anda bisa terhindar dari bisnis sampingan yang menyesatkan.
Dari fakta-fakta yang ada ini mulailah banyak sekali orang-orang yang mencari bisnis sampingan atau usaha sampingan . dan yang kita bisa lihat bahwa semakin banyak peluang usaha maupun peluang bisnis yang beredar di luaran sana, namun banyak juga peluang usaha yang menipu banyak orang, peluang usaha yang merugikan banyak orang. Yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah kenapa sih jaman seperti sekarang ini semakin banyak saja orang yang tertipu dengan bisnis sampingan yg menipu? . Jawabanya adalah semakin pintarnya orang dan semakin takutnya / kepepetnya orang dengan keadaan ekonominya sehingga sangat mudah sekali orang untuk ditipu dengan dalih bisnis sampingan modal minim hasil bisa maksimal. Atau bahkan ada yang mengatakan bahwa bisa bisnis modal dengkul.
Kami menyarankan kepada anda semua untuk bijak dalam menyikapi peluang usaha/ bisnis sampingan yang banyak beredar sekarang ini, jangan gara-gara dijanjikan keuntungan yang besar anda sudah main percaya , amati dulu, pelajari dulu, Tanya- tanya kebenaranya, perusahaanya sudah berapa lama dll. Semoga dengan berhati- hati, anda bisa terhindar dari bisnis sampingan yang menyesatkan.
Wirausaha? Berpikirlah 'Nekat'
"wirausaha modal kecil" memang
bukanlah hal mustahil di dunia ini. akan tetapi sesuatu yang kecil bisa
menjadi besar kalau dikelola secara profesional, termasuk wirausaha. modal yang kecil bukanlah suatu halangan untuk memulai wirausaha.
Usaha dengan Modal Kecil, Mungkinkah?
Memiliki sebuah usaha atau bisnis sendiri rasanya adalah imipian banyak orang saat ini. Namun, betulkah untuk memiliki sebuah usaha diperlukan modal yang besar?
Pasti banyak yang akan menjawab, tergantung jenis usahanya. Lalu seberapa besarkah modal yang dianggap besar tersebut? Ini pun merupakan sebuah pertanyaan yang jawabannya bisa beragam.
Salah seorang anggota Milis Dunia Wirausaha melemparkan sebuah pertanyaan ke forum beberapa waktu yang lalu. Pertanyaannya adalah
"Usaha apa yg bisa dimulai dengan modal Rp 5.000.000,- ?"
Ternyata pertanyaan ini ditanggapi oleh beberapa anggota milis dengan sikap yang berbeda.
Ada yang menyarankan MLM. Jenis usaha yang punya tantangan tersendiri terutama dalam memilah-milah mana MLM yang "benar" dan mana yang sekedar money game dengan iming-iming tawaran income yang cepat dan besar.
Beberapa orang menyarankan usaha franchise skala kecil seperti yang saat ini ditawarkan oleh sebuah merek bahan makanan terkenal, Bogasari. Saat ini Bogasari telah menawarkan berbagai jenis waralaba seperti kios jualan hambuger, mie, dll. Modalnya bervariasi tentunya, mulai dari delapan setengah juta keatas, dengan berbagai kemudahan kredit.
Fresh Corn dan Burger Edam pun sempat menjadi usulan jenis usaha yang memerlukan pemikiran tempat yang strategis agar prospeknya bagus.
Ada pula yang menyarankan berjualan kue-kue basah ke kantor-kantor karena biasanya para pekerja kantoran ini tidak sempat sarapan di rumah. Syaratnya, jualannya harus pagi hari dan pilih kantor yang ada di ruko atau gedung-gedung kecil, karena biasanya administrasi akan lebih sulit untuk dapat berjualan di gedung-gedung perkantoran yang besar.
Selain menjual makanan sarapan pagi, berjualan (atau menerima pesanan) makanan kecil menjelang akhir pekan ternyata menjadi salah satu masukan berharga lainnya. Misalnya mpek-mpek, brownies, makaroni panggang -- cocok sebagai pelengkap akhir pekan para pekerja kantoran atau ibu-ibu kantoran yang tidak sempat memasak. Disarankan untuk memberikan penawaran harga dan sample terlebih dulu, hari Rabu diharapkan pesanan sudah mulai masuk dan pada hari Jum'at makanan yang dipesan pun tinggal diantar.
Di antara reaksi positif ternyata ada pula yang cenderung negatif dengan mengatakan bahwa dengan modal tersebut, kita tidak bisa terlalu berharap banyak. Betulkah?
Ternyata banyak yang tidak sependapat. Kesimpulan dari beberapa masukan anggota Milis Dunia Wirausaha menyebutkan bahwa modal utama dalam membuka usaha adalah kemauan dan kerja keras.
Justru, jangan berharap terlalu banyak dari usaha tersebut tanpa kedua hal ini.
Namun adakah usaha yang betul-betul tidak memerlukan modal? Rasanya memang tanpa modal (uang) tidak mungkin bisa memulai usaha.
Tetapi ada lagi sebuah masukan yang muncul saat diskusi ini berlangsung, tentang pendapat (atau ajaran) seseorang bahwa teori ini tidak berlaku bagi orang-orang yang 'nekat.'
Usaha dengan Modal Kecil, Mungkinkah?
Memiliki sebuah usaha atau bisnis sendiri rasanya adalah imipian banyak orang saat ini. Namun, betulkah untuk memiliki sebuah usaha diperlukan modal yang besar?
Pasti banyak yang akan menjawab, tergantung jenis usahanya. Lalu seberapa besarkah modal yang dianggap besar tersebut? Ini pun merupakan sebuah pertanyaan yang jawabannya bisa beragam.
Salah seorang anggota Milis Dunia Wirausaha melemparkan sebuah pertanyaan ke forum beberapa waktu yang lalu. Pertanyaannya adalah
"Usaha apa yg bisa dimulai dengan modal Rp 5.000.000,- ?"
Ternyata pertanyaan ini ditanggapi oleh beberapa anggota milis dengan sikap yang berbeda.
Ada yang menyarankan MLM. Jenis usaha yang punya tantangan tersendiri terutama dalam memilah-milah mana MLM yang "benar" dan mana yang sekedar money game dengan iming-iming tawaran income yang cepat dan besar.
Beberapa orang menyarankan usaha franchise skala kecil seperti yang saat ini ditawarkan oleh sebuah merek bahan makanan terkenal, Bogasari. Saat ini Bogasari telah menawarkan berbagai jenis waralaba seperti kios jualan hambuger, mie, dll. Modalnya bervariasi tentunya, mulai dari delapan setengah juta keatas, dengan berbagai kemudahan kredit.
Fresh Corn dan Burger Edam pun sempat menjadi usulan jenis usaha yang memerlukan pemikiran tempat yang strategis agar prospeknya bagus.
Ada pula yang menyarankan berjualan kue-kue basah ke kantor-kantor karena biasanya para pekerja kantoran ini tidak sempat sarapan di rumah. Syaratnya, jualannya harus pagi hari dan pilih kantor yang ada di ruko atau gedung-gedung kecil, karena biasanya administrasi akan lebih sulit untuk dapat berjualan di gedung-gedung perkantoran yang besar.
Selain menjual makanan sarapan pagi, berjualan (atau menerima pesanan) makanan kecil menjelang akhir pekan ternyata menjadi salah satu masukan berharga lainnya. Misalnya mpek-mpek, brownies, makaroni panggang -- cocok sebagai pelengkap akhir pekan para pekerja kantoran atau ibu-ibu kantoran yang tidak sempat memasak. Disarankan untuk memberikan penawaran harga dan sample terlebih dulu, hari Rabu diharapkan pesanan sudah mulai masuk dan pada hari Jum'at makanan yang dipesan pun tinggal diantar.
Di antara reaksi positif ternyata ada pula yang cenderung negatif dengan mengatakan bahwa dengan modal tersebut, kita tidak bisa terlalu berharap banyak. Betulkah?
Ternyata banyak yang tidak sependapat. Kesimpulan dari beberapa masukan anggota Milis Dunia Wirausaha menyebutkan bahwa modal utama dalam membuka usaha adalah kemauan dan kerja keras.
Justru, jangan berharap terlalu banyak dari usaha tersebut tanpa kedua hal ini.
Namun adakah usaha yang betul-betul tidak memerlukan modal? Rasanya memang tanpa modal (uang) tidak mungkin bisa memulai usaha.
Tetapi ada lagi sebuah masukan yang muncul saat diskusi ini berlangsung, tentang pendapat (atau ajaran) seseorang bahwa teori ini tidak berlaku bagi orang-orang yang 'nekat.'
Langganan:
Postingan (Atom)
